Aku mengenal Tianshi pada bulan Juni 2003 melalui sebuah peristiwa yang unik. Pagi hari itu aku bangun tidur dengan leher sakit dan tidak dapat digerakkan. Aku mencoba mengurutnya. Aku pikir leherku akan membaik dgn sendirinya. Namun ternyata leherku bertambah sakit dan semakin tidak dapat digerakkan. Aku langsung ke Rumah Sakit Panti Rapih dan mendapatkan pemeriksaan intensif; rontgen hingga CT Scan dan MRI. Hasilnya menunjukan adanya retakan pada tulang leher atas dengan kemungkinan jaringan syaraf yang terjepit pada retakan tersebut. Leher aku langsung dipasangi penyangga leher untuk mencegah kerusakan yang lebih parah lagi. Sore hari aku diberitahu oleh dokter ahli bedah bahwa aku harus segera mondok untuk menjalani operasi bedah saraf. Kami minta waktu untuk berpikir bersama keluarga.

Aku dedikasikan blog ini buat Jaringan Tianshi ku yang tersebar diseluruh tanah air. Forum ini dijadikan sebagai tempat bertukar informasi, pengalaman, kiat sukses dll.

Penting, informasi yang ada dalam blog ini disediakan dengan tujuan informatif semata-mata dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat dan saran yang diberikan oleh dokter pribadi anda atau profesional medis lainnya. Salam - Paulin

Rekomendasi dokter untuk melakukan bedah syaraf membuat aku dan keluarga shock. Bedah syaraf, menurut banyak orang, beresiko tinggi. Biaya operasipun sangat mahal. Apalagi kondisi keuangan keluargaku waktu itu memprihatinkan. Aku baru saja kehilangan pekerjaan.

Tiga hari kemudian, teman kami Heryanto datang menengok. Beliau menganjurkan aku untuk minum Calcium dan Zinc dari Tianshi. Aku berkeputusan untuk mencobanya. Reaksi pertama yang aku rasakan adalah mengantuk. Aku tertidur dengan nyenyak sampai keesokan harinya. Padahal selama aku meminum obat dari dokter, selama 2 hari aku tidak bisa tidur karena sakit luar biasa yang aku rasakan. Aku terus mengkonsumsi Tianshi dan sampai hari ini aku tidak pernah kembali ke Rumah Sakit Panti Rapih untuk menjalani operasi.

Aku menjadi angota Tianshi pada bulan Juni 2003 karena aku memerlukan Calcium and Zinc nya untuk pengobatan leher aku. Karena kesembuhan yang luar biasa yang aku alami, aku mulai berbagi cerita dengan saudara-saudara dan teman-temanku dan banyak yang tertarik. Tanpa sadar aku sudah mulai membangun jaringan bisnis Tianshi ku. Strategi membangun jaringan, marketing-plan serta kompensasi Tianshi mulai aku pelajari sungguh-sungguh.

Bulan Agustus 2003, aku mengajak Agung, suamiku, untuk menjadi anggota Tianshi. Walau dia tampak tertarik, aku tahu dia lakukan itu hanya untuk menyenangkan hatiku saja. Agung belum yakin dengan bisnis Tianshi. Apalagi dia sibuk pekerjaannya sebagai seorang dosen.

Bulan September 2003, aku mengenalkan produk Tianshi ke ayah dan ibuku di Kupang. Ayahku (BACA PROFILNYA!) adalah seorang pengobat alternatif (pijat reflexi ) selama kurang lebih 40an tahun. Beliau masih aktif sampai sekarang. Jumlah pasien ayahku sangat banyak. Dalam otobiografi ayahku (Robert Riwu Kaho, Masa Hidupku Ada Didalam Tangan Tuhan, 2003), jumlah pasiennya, selama puluhan tahun, sudah lebih dari 150 ribuan orang. Beberapa pasien ayahku, antara lain, adalah alm. Jendral Umar Wirahadikusuma (mantan Wapres RI), alm. Letjen Ali Said SH (mantan Ketua Makamah Agung), Letjen J. Henuhili (mantan Danjen AKABRI), Fuad Hasan (Mantan Mendikbud), Letjen Sutanto Wiryoprasonto (mantan sekjen Depdikbud), Drs Rahmad Saleh (mantan Menteri Perdagangan). Bisnis Tianshi ayah ibuku maju pesat. Mereka berhasil membangun jaringan mereka di Kupang.

Dalam menjalankan bisnis Tianshi, aku padukan pengetahuan pijat reflexi dengan metode kesehatan Tiongkok Kuno yang ada di Tianshi. Perpaduan ini menghasilkan proses penyembuhan yang jauh lebih cepat. Produk Tianshi terbukti, dengan mengikuti anjuran pola makan yang benar, menyembuhkan banyak penyakit seperti: jantung koroner, kanker payudara, stroke, gangguan pencernaan (usus besar), maag, kista, diabetes, asma, empedu, insomia, prostat, kolesterol, migren, mimisan, varises, sinusitis, talasemia, pengkapuran, osteoporosis dan masih banyak lagi.

Sampai dengan Agustus 2004 aku menjalankan bisnis ini sendiri karena Agung sibuk dengan pekerjaannya. Agung akhirnya bergabung setelah dia sendiri merasakan khasiat Tianshi.

Aku dan Agung yakin impian meraih kunci sukses Kesehatan dan Kesejahtraan akan tercapai dengan kerja keras kami. Jaringan kami berkembang pesat dan tersebar di Jogjakarta, Semarang, Jakarta dan Kupang. Sekarang aku Berbintang 7. Selangkah lagi untuk meraih Kesejahtraan yang sesungguhnya! Apakah anda juga ingin meraih kunci sukses seperti kami? Kalau iya, hubungi aku segera!