Hello, saya Robert. Saya Berbintang 6 dan istri, Agustin, saya Berbintang 5. Kami adalah Ayahanda dan Ibunda dari Paulin. Dari dialah kami mengenal Tianshi. Saya pensiunan Kepala Kantor Wilayah Depdikbud di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Saya sudah hampir 40an tahun mempraktekan terapi pijat refleksi dan masik aktif sampai sekarang. Saya juga ketua perkumpulan pengobat tradisional di NTT. Saya kombinasikan pijat refleksi dengan ramuan dedaunan dan akaran pohon obat yang tumbuh didataran pulau Timor.
Anak mantu kami, Angela Riwu Kaho, berhasil meraih gelah PhD nya di Australia dari hasil penelitian obat-obatan saya. Selama puluhan tahun, jumlah pasien saya sangat banyak, antara lain, alm. Jendral Umar Wirahadikusuma (mantan Wapres RI), alm. Letjen Ali Said SH (mantan Ketua Makamah Agung), Letjen J. Henuhili (mantan Danjen AKABRI), Fuad Hasan (Mantan Mendikbud), Letjen Sutanto Wiryoprasonto (mantan sekjen Depdikbud), Drs Rahmad Saleh (mantan Menteri Perdagangan).
Pada September 2003 kami dikenalkan pada Tianshi. Awalnya saya ragu tapi coba juga. Hasilnya luar biasa. Banyak pasienku yang kembali sehat setelah mengkonsumsi Tianshi. Sebut saya pasien saya yang menderita diabetes, usus besar, maag, kanker payudara dll.
Saya dan istri hanya ingin menolong sesama. Tuhan sudah banyak memberkati hidup kami. Di hari-hari kami yang senja ini, kami tidak ada impian muluk-muluk di Tianshi selain menolong sesama. Tetapi kami berdoa kiranya ananda Paulin dan jaringan Tianshi nya sukses meraih impian mereka bersama Tianshi.
Terim kasih. Semoga info singkat ini bermanfaat bagi yang tertarik mencoba Tianshi.
Salam dari Kupang, Timor
Robert & Agustin
Jl. Kenari No. 3
Telp. 380-821726







Halo Bapa, sukses yah, maju terus bersama Tianshi! Hidup sehat bersama Tianshi gitu lho. Dah Bapa sayang! Cup
Comment by Ine Riwu Kaho — October 21, 2005 @ 2:42 pm
Wah tambah hebat saja pak kumis ini, walau umurnya sudah 72 tahun. Semoga sukses selalu n naik trus peringkatnya
Comment by lai — December 5, 2005 @ 8:09 am
Apa kabar Pak Robert? Waktu saya masih tinggal di Kupang, saya juga pernah menjadi pasien Bapak. Sekitar tahun 1983-an. Sekrg saya kerja di Jakarta. Melihat foto Bapak, saya teringat waktu ke rumah Pak Robert di pagi hari, soalnya prakteknya pagi2 sekali
Comment by yollis m. netti — December 9, 2005 @ 2:42 pm
Pak Robert & Ibu, Bapa di Surga memberkati seluruh karya Bapak. Saya terhitung masih famili & saya juga pernah dipijit oleh Bapak & minum ramuan yg diracik oleh Ibu. juga pernah dipijit oleh El anak Bapak.
Terima kasih. God Bless You
Comment by Wiwied — September 4, 2007 @ 7:48 am