Tianshi halal gak? Begitu deh kira-kira pertanyaan temanku yang tertarik ama Tianshi tetapi masih ragu.
Aku, seorang Muslim, merasa aman kok mengkonsumsi Tianshi karena tidak ada unsur haram dalam produk Tianshi. Selain itu, produk Tianshi yang sekarang ini dipasarkan di Indonesia dipasok dari pabrik Tianshi Malaysia. Malaysia dikenal sebagai “The Gateway of Halal Market” dan produk Tianshi sudah mendapat Sertifikat Halal dari Majelis Ulama Malaysia (MUM). Lihat artikel dibawah! Atau mampir aja ke link Tianshi Malaysia diatas untuk lihat sertifikat halal MUM.
So, gak perlu ragu dengan Tianshi. Silahkan hubungi aku jika anda berminat! Atau mampir ke Sub-Stokis Jakal!
Go Freedom - S. Tri Noegroho (View my complete profile)
Sub-Stokis Jakal
RM Sari Andhini, Jl. Kaliurang KM 9.6 No 67
Yogyakarta
Malaysia Jadi Pusat Produksi Food Suplement Halal
KUALA LUMPUR - Malaysia mulai dilirik produsen produk halal. Pekan lalu, Li Jinyuan, pemilik grup Tianshi Health Development, mengumumkan bakal mendirikan satu pabriknya di Malaysia. Pabrik yang dikhususkan untuk membuat produk suplemen makanan halal ini nantinya akan memenuhi permintaan pasar Asia Tenggara.
Li yang masuk dalam jajaran 10 besar wira usahawan Cina ini melirik Malaysia karena negara ini ‘bereputasi dalam produk halal’. ‘’Kami juga sedang berpikir, semua produk yang akan diekspor ke Timur Tengah akan diproduksi di sini,'’ ujarnya.
Menurutnya, pasar lokal Malaysia juga tak kalah menarik. Li menyatakan industri suplemen kesehatan di Malaysia akan meningkat tajam dalam lima tahun ini. ‘’Dalam periode ini pula, kami akan mendirikan pabrik kosmetik dan perawatan tubuh,'’ lanjutnya.
Tianshi masuk ke Malaysia tahun 2002 dan bermitra dengan pengusaha lokal melalui Tiens Health Development (M) Sdn Bhd. Li sendiri memulai bisnis suplemen kesehatan yang dijual secara langsung direct selling sejak 1995 di Beijing. Saat ini, pabrik mereka yang berada di Tianjin mulai kewalahan mensuplai produk ke 180 negara, pangsa pasar Tianshi.
Republika online (Januari 25, 2005)
KUALA LUMPUR - Malaysia mulai dilirik produsen produk halal. Pekan lalu, Li Jinyuan, pemilik grup Tianshi Health Development, mengumumkan bakal mendirikan satu pabriknya di Malaysia. Pabrik yang dikhususkan untuk membuat produk suplemen makanan halal ini nantinya akan memenuhi permintaan pasar Asia Tenggara.






Thanks for visiting my blog yah. Sorry neg baru online lagi, hik..hik…
Comment by bayou_oo — February 2, 2006 @ 11:21 am
Hai, numpang lewat ya. Sebenarnya kalo katanya halal, trus isinya gak halal juga kita gak bakalan tau ya. Duh repotnya tinggal diluar negeri, nyari produk halal susah. Eh tapi misalnya cuma permen or ice cream, pasti halal ya? Toh tidak mengandung babi. Waduh makin pusing saya, yg jelas disini aku gak nemu market yg halal. Berdosa gak ya?
Anyway, salam kenal ya Paulin.
Comment by dian — February 3, 2006 @ 1:57 am
Emangnya di negara mana mbak Dian?
Comment by pitoet — February 6, 2006 @ 1:58 am
Klu di States, permen ma ice cream rata-rata sih halal. Emang susah sih ya mbak Dian utk mencari makanan yang sesuai dengan yang kita cari. Untuk lebih safe sih, menurut saya, ya masak sendiri. Tapi dulu waktu aku di States, aku pernah nemu rumah makan China yang membedakan antara makanan non halal dan halal.
Comment by pitoet — February 6, 2006 @ 4:20 am
Dear friends each business are halal it depends on how you motivate your team and convince your new prospect with your full explanation have a great day a luar biasa.
Paulin: Hi Chris, trims sudah mampir.
Comment by Chris — August 2, 2006 @ 7:48 am
halo..numpang komen juga boleh minta tolong yach..
kalo produk tiens seh ga perlu diragukan lagi kehalalannya, jadi jangan khawatir untuk konsumsi,ok?
boleh donk gua minta tolong…minta donk alamat stokist tianshi di daerah sebuyau(Kuching(tapi bukan di kota kusching tapi agak jauh nama daerahnya SEBUYAU, gue perlu banget nech tolong yach kalo ada yag tau tolong kirim ke email gue di budi_chung@yahoo.com
Comment by budi — December 1, 2006 @ 3:06 pm
Bela diri nich!! Produknya mungkin halal!(tapi sebagian kecil kali yee!!) Caranya jualan emang harus MLM? mbok jualannya kaya Nabi Muhammad gitu lho! orang jelas kita di perintah contoh beliau kok! berani taruhan kalau ada fatwa Haram untuk MLM pasti kamu menolak,gak percaya dan tetep cari makan dari MLM, atau mungkin pura2 ninggalin MLM, atau mungkin ninggalin tapi tetep makan hasil MLM!!! berani taruhan!! gak mungkin terus bakar duit MLM, rubuhin rumah dari MLM atau mungkin anaknya hasil MLM juga!
Comment by danny — March 26, 2008 @ 8:43 am