Hi, I am Sandra in a city that never sleeps. That’s right, I am in New York City.
Kira-kira 2 minggu yang lalu deh, aku kena bronchitis. Kata dokter aku harus istirahat selama 3 minggu. In the city that never sleeps, akupun harus ikut-ikutan gak tidur, hehe… maksudku harus kerja keras bho disini. No way istirahat 3 minggu. Apesnya, sepulang dari dokter, aku demam tinggi. So… buru-buru aku kontak mba Paulin, sahabat lamaku, yang aku denger-denger udah jadi “juragan” Tianshi.
Wah… klu soal Tianshi dan masalah kesehatan, mba Paulin jagonya deh. Mulai dari sakit “A” sampai “Z.” Aku dianjurin untuk mengkonsumsi Kalsium Tianshi dan… (eh… kontak mba Paulin aja yach untuk full resep). Emang luar biasa, 4 hari setelah mengkomsumsi Tianshi, selang 1 jam dengan obat dokter, aku sudah gak demam lagi. Dan dalam seminggu aku sudah bisa kerja lagi walau suaraku masih serak-serak gitu.
Efek lain yang aku rasakan adalah aku sekarang lebih tahan banting lho, hehe… maksudku gak mudah lemes walau harus bekerja long hours (16 - 18 jam sehari). Bukan hanya itu, sakit maag ku yang dulu sering kambuh sekarang gak lagi.
Tetapi “drama” terapi Tianshi gak kalah menarik lho. Reaksi kalsium yang aku alami macem-macem deh, mulai dari mencret, pegel-pegel, batuk, gatal-gatal dll. Emang bener kata mba Paulin… proses detoksifikasi, pembuangan “tabungan” racun yang bertahun-tahun nimbun dibadan karena kebanyakan “junk food,” menimbulkan reaksi yg bermacam-macm. Tapi untung deh, mba Paulin tuh selalu memantau dan meyakinkanku agar terapinya jgn berhenti.
So… Tianshi nya tetep. “It is part of my life style, to stay young and energized.” Ngeri khan… hidup di kota yach gak pernah tidur dengan pola makan serba instan, aku gak mau sekali “tidur” (sakit) trus gak bisa bangun-bangun lagi atau harus istirahat berminggu-minggu. Wuah… engak deh! Baca deh Tianshi & Gaya Hidup Modern!
All for now folks, mudah-mudahan ada manfaatnya. Go Tianshi!
Salam - Sandra






