Salam kenal,
Namaku Doddy Himawan Triyasa di Jakarta, awalnya aku kenal Tianshi dari rekan kantorku, Mbak Titiek Priambudi. Sebelumnya aku ingin bercerita kenapa aku memakai Tianshi.
Pada tanggal 4 Maret 2006 sehabis resepsi pernikahan adik iparku, aku merasakan nyeri yang amat sangat di pinggul belakang kanan dan di sekitar bawah perutku. Mulanya aku pikir itu hal biasa, karena sudah 2 tahun aku mengalami nyeri seperti ini dan biasanya kalau sudah dikerok (cara tradisional untuk mengatasi masuk angin) rasa sakit itu hilang. Jadi ya yang terpikir di benakku adalah setiap kali aku masuk angin pasti nyeri itu timbul. Padahal aku juga bertanya-tanya apa masalah yang aku hadapi ini, tapi aku takut ke dokter, jujur saja, kalau tidak terpaksa aku paling males yang namanya ketemu dengan dokter, apalagi disuntik.
Karena rasa sakit itu tidak hilang-hilang, aku terpaksa dibawa ke rumah sakit dan aku ternyata harus opname. Setelah menjalani rontgen BNO (”Bladder Neck Obstruction”), baru terlihat ternyata ada batu ginjal di saluran uretra ku. Duh, aku sama sekali tidak menyangka aku akan menghadapi masalah seperti ini. Bingung dan sedih bercampur jadi satu, aku tidak tahu penyebabnya apa yang jelas aku banyak minum koq (kata orang penyebab batu ginjal salah satunya adalah kurang minum). Akhirnya aku menjalani Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (”ESWL”), yaitu tembak laser tanpa operasi. Walau biayanya tidak sedikit, aku mau menjalani ESWL dengan harapan batu ginjal itu bisa hancur. Setelah aku keluar dari RS, aku menjalani rontgen ulang untuk melihat hasilnya. Betapa terkejutnya setelah melihat hasil rontgen batu itu masih ada hanya gompal sedikit. Sedih rasanya sudah mengeluarkan biaya banyak tapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan.
Singkat cerita, aku coba ganti dokter untuk mencari opini lain, ternyata pendapat dokter yang satu ini lebih parah, dia malah menganjurkan harus segera operasi karena di ESWL berapa kalipun batu itu tidak akan hancur, makin pusing aku dibuatnya, mana biayanya tidak sedikit pula. Alhamdulilah lewat Mbak Titiek Priambudi, aku dikenalkan produk Tianshi lewat Mbak Paulin. Mulanya aku ragu, tapi keyakinanku juga disupport oleh mbak Mardiana Ulita yang divonis Gagal Ginjal Kronis, beliau bisa menurunkan kadar kreatinin dan ureumnya dengan produk Tianshi (mbak Ita, terima kasih ya atas supportnya).
Dengan membaca Bismillah dan atas dorongan dari istriku tercinta, aku mulai mencoba terapi Tianshi dan sekarang sudah paket yang kedua, Mbak Paulin dan Mbak Ita rajin menanyakan keadaan kesehatan dan reaksi yang kudapat setelah minum Tianshi. Ya, pada awalnya terasa lemas, linu di sekujur badan, pusing, tapi itu ternyata bagian dari reaksi dan kalau ada reaksi itu berarti Insya Allah bagus. Karena Tianshi tidak hanya mengobati secara instant tapi juga mencari akar permasalahan dari penyakit tersebut. Oh ya, sebelum terapi, walau sudah minum air putih banyak, tapi jarang buang air kecil. Setelah terapi Tianshi, jadi lancar.
Di paket yang kedua ini, biarpun masih terasa linu di belakang pinggang kanan dan di bawah perut, tapi badanku terasa segar, bersemangat, tidak mudah capek. Insya Allah ini pertanda baik. Aku sih belom rontgen untuk melihat hasilnya, tapi dengan kondisi badan yang fit dan dengan pertolongan Allah, aku yakin bisa menghadapi penyakit ini. Bila ingin tau lebih lanjut terapi apa yang aku jalani bisa menghubungiku di 0811 990 658. Buat rekan-rekan yang saat ini sedang menjalankan terapi Tianshi, aku ucapkan tetap semangat, selalu berdoa dan semoga Allah SWT membantu kita semua. Amin.
Salam sehat - Doddy Himawan Triyasa







semoga lekas sembuh!
Comment by Angela Salim — May 6, 2006 @ 10:42 am
semoga Allah SWT mengabulkan doa mas doddy. lekas sembuh yach. go freedom!
Comment by kana — May 7, 2006 @ 11:43 pm
Sabar dan rutin minum tianshi ya,dan yang paling penting tetap berdoa pada Allah SWT dijamin sembuh hehehehehe….
Comment by paulin wijaya — May 9, 2006 @ 2:07 am
Hi Dod, duuh fotonya cute abis , keluarga bobo yang riang gembira.. cepet sembuh ya, semoga batu batu yang nakal itu cepet hancur lebur dengan tianshi.. asal rutin , jangan bandel pola makannya pantangannya apa aja , harus nurut sama anjuran mbah dukun eh mbak Paulin maksudnya hehe.. dan berdoa selalu ..Salam sehat.
Comment by Titiek Priambudi — May 9, 2006 @ 11:20 am
Bravo pak Doddy. Kesehatan menjadi milik anda & amp; keluarga. Semoga keterbukaan dan semangat anda untuk tetap sehat ditiru oleh orang lain.
Salam dari Jogja - Agung
Comment by agung — May 13, 2006 @ 7:05 am
Salam kenal Mas Doddy…
Ini Sandy (uplinenya Bu Titiek )
ta’ doakan biar sembuh total…Jangan menyerah…Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil asal kita sabar berusaha,terus berdoa dan beriman teguh.
Sekarang saya juga mau mulai terapi mamiku di Bdo yang sering sakit tulang . Semoga mami juga bisa sembuh.
Paulin: Trims Sandra atas dorongan semangatnya buat rekan Doddy. Go Tianshi!
Comment by sandy nunez — May 20, 2006 @ 3:32 am