Sebuah tindakan bisa lebih kuat daripada rangkaian kata-kata.
Pernah tidak sewaktu anda presentasi Tianshi atau apa aja, prospek anda melipat tangan sepanjang presentasi anda? Menurut anda, apa pesan yang dikirimkan prospek anda melalui bahasa tubuhnya?
Kebanyakan orang tidak sadar akan pesan bahasa tubuh, tapi sudah lama lho bahasa tubuh menjadi “pelajaran” wajib buat politisi, aktor holywood dan tentunya salesman/saleswoman. Para politisi di gedung dpr/mpr, misalkan, walau sering berbohong, mereka harus pandai menggunakan bahasa tubuh mereka agar kelihatan jujur dan berwibawa.
Menurut pakar bahasa tubuh Allan dan Barbara Pease (”The Difinitive Book of Body Language”), seseorang yang melipat tangan ketika mendengar orang lain berbicara sebenarnya sedang mengirim pesan bahwa dia tertarik mendengar. Kalau anda pandai membaca bahasa tubuh, maka, “When you see someone take the arms-crossed position, it’s reasonable to assume that you may have said something with which they disagree. It may be pointless continuing your line of argument even though the person could verbally agreeing with yuo. The fact is that body language is more honest than words.”
Kira-kira begini artinya, “Saat anda melihat seseorang melipat tangan, sewajarnya anda mengira bahwa mungkin ada perkataan anda yang dia tidak setuju. Mungkin tidak ada gunanya anda terus ngoceh dengan argumentasi anda walau dia katakan setuju dengan anda. Faktanya, bahasa tubuh lebih jujur daripada kata-kata.”
Pendapat diatas bukan teori lho ya. Allan dan Barbara Peace berkesimpulan seperti itu setelah melakukan banyak riset. Misalkan di tahun 1989, mereka memakai 1,500 mahasiswa untuk mengikuti sebuah kuliah. Mahasiswa dibagi dalam 2 kelompok. Kelompok yang satu, saat mengikuti kuliah, diminta untuk tidak melipat tangan dan kaki. Duduk rileks aja gitu. Sedang kelompok yang lain, sepanjang kuliah, diminta untuk melipat tangan dan kaki. Apa hasilnya? Ternyata kelompok yang melipat tangan menangkap 38% lebih sedikit materi kuliah yang diberikan dibanding dengan kelompok yang tidak melipat tangan.
“Kalau begitu, aku mesti gimana dong kalau pas presentasi prospekku melipat tangan?” Mudah kok! Sebagai distributor Tianshi, anda perlu membawa beberapa produk unggulan Tianshi. Saat anda presentasi, pastikan anda berikan produk tsb kepada prospek anda. Dengan memegang dan mengamati produk, prospek anda tidak berkesempatan untuk melipat tangan. Bisa juga anda berikan kertas dan ballpoint agar prospek anda bisa menulis poin-poin penting dari presentasi anda. Atau, saat prospek anda mulai melipat tangan, anda berhenti sebentar dan bertanya, “apa anda punya pertanyaan?” Biarkan prospek anda mengeluarkan pendapatnya jika memang dia tida setuju dengan presentasi anda!
Salam sukses luar biasa!






