<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Jangan Remehkan Radang Gusi dan Sariawan!</title>
	<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 06:03:32 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: adedtsyah</title>
		<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-559</link>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2008 15:42:02 +0000</pubDate>
		<guid>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-559</guid>
					<description>saya mengalami kesulitan untuk membuat karya tulis ilmia tanetang radang gusi,jadi tolong lampirkan artikel dari pengertian,penyebabnya,prevalensinya dan penulinsya,serta ertikil Beford,1996 dan malkon dkk,1994.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>saya mengalami kesulitan untuk membuat karya tulis ilmia tanetang radang gusi,jadi tolong lampirkan artikel dari pengertian,penyebabnya,prevalensinya dan penulinsya,serta ertikil Beford,1996 dan malkon dkk,1994.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: adedtsyah</title>
		<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-558</link>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2008 15:35:50 +0000</pubDate>
		<guid>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-558</guid>
					<description>apa depenisi dari radang gusi menurut beberapa parah ahlinya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>apa depenisi dari radang gusi menurut beberapa parah ahlinya?
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Ana</title>
		<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-387</link>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2007 01:11:36 +0000</pubDate>
		<guid>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-387</guid>
					<description>It's ok your artikel, but in my opinion it's very expensive to dental maintenance in Indonesia. Because in Indonesia many poor people,so only think about food and food</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>It&#8217;s ok your artikel, but in my opinion it&#8217;s very expensive to dental maintenance in Indonesia. Because in Indonesia many poor people,so only think about food and food
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: ahmad syaify</title>
		<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-378</link>
		<pubDate>Sat, 10 Mar 2007 06:29:01 +0000</pubDate>
		<guid>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-378</guid>
					<description>Penting sekali untuk diperhatikan: bahwa kondisi gusi yang jelek, radang, ada kantung gusi, banyak karang gigi justru akan memperburuk kadar gula darag penderita DM. Hal ini dimungkinkan karean infeksi bakteri yang terdapat di dalam kantung gusi akan memicu (secara alamiah) tubuh untuk merespon dengan meningkatnya sel-sel radang di daerah gusi. Bersamaan dengan itu akan dikeluarkan pula sitokin pro inflamas, antara lain, TNF alfa yang sangat potensial menyebabkan peningkatan reistensi insulin sehingga kadar glukosa darah peasien meningkat. Dengan demikian, penting sekali menjaga kondisi gusi dan jaringan pendukung gigi terutama bagi pengidap diabetes. Saya sudah menulis artikel di beberapa koran mengenai hal ini, antara lain, REPUBLIKA dan KEDAULATAN RAKYAT. Jika membutuhkan info untuk share silahkan ke emial kami. </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Penting sekali untuk diperhatikan: bahwa kondisi gusi yang jelek, radang, ada kantung gusi, banyak karang gigi justru akan memperburuk kadar gula darag penderita DM. Hal ini dimungkinkan karean infeksi bakteri yang terdapat di dalam kantung gusi akan memicu (secara alamiah) tubuh untuk merespon dengan meningkatnya sel-sel radang di daerah gusi. Bersamaan dengan itu akan dikeluarkan pula sitokin pro inflamas, antara lain, TNF alfa yang sangat potensial menyebabkan peningkatan reistensi insulin sehingga kadar glukosa darah peasien meningkat. Dengan demikian, penting sekali menjaga kondisi gusi dan jaringan pendukung gigi terutama bagi pengidap diabetes. Saya sudah menulis artikel di beberapa koran mengenai hal ini, antara lain, REPUBLIKA dan KEDAULATAN RAKYAT. Jika membutuhkan info untuk share silahkan ke emial kami.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: yoyok sutaryono</title>
		<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-354</link>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2007 06:01:49 +0000</pubDate>
		<guid>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-354</guid>
					<description>Faktor-fator yang mempengaruhi sariawan, yaitu, tubuh kekurangan zat besi, vitamin B12, vitamin C, kelainan hormonal, stres, kegemaran mengkonsumsi makanan yang pedas atau makanan dalam keadaan panas atau terlalu dingin, konsumsi alkohol dan lain-lain. 
Kiat mencegah dan mengatasi sariawan adalah mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, bervariasi, dan teratur. Selain itu, hindari dan batasi pengkonsumsian makanan yang terlalu pedas, terlalu panas atau terlalu dingin. Membatasi pengkonsumsian daging kambing. Konsumsikan sayuran atau buah-buahan yang mengandung vitamin terutama vitamin C, B12, mengandung zat besi, dan lain-lain. 
Hal lainnya adalah konsumsi bahan makanan yang mengandung zat besi, konsumsi sayur-sayuran berwarna hijau, hindari pengkonsumsian alkohol, menjaga kebersihan mulut dan gigi dan lain-lain. 
Terapi alamiah dengan tanaman obat untuk mengatasi sariawan, antara lain, gunakan 20 Lembar daun sirih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusannya diminum selagi hangat. 
Cara lain adalah gunakan 30 Gram daun ketepeng China direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. 
Atau dengan mengkonsumsi 3 jari asam jawa (dibuang bijinya) dan gula merah secukupnya direbus dengan air secukupnya hingga tersisa 200 cc, disaring dan diminum selagi hangat. 
Upaya lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan 2-3 butir kiam boi/sun boi (dibuang bijinya), dan 200 gram pepaya matang dijus tambahkan air secukupnya, dan madu secukupnya lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari. 
Bisa juga dengan mengkonsumsi sekitar 15 gram kunyit dijus, dicampur dengan 200 cc jus jeruk, dan diminum. Atau 30 Gram daun lidah buaya yang telah dikupas kulitnya dijus, tambahkan madu secukupnya dan diminum. 
Cara lain adalah rajin mengkonsumsi 1-3 buah kiwi setiap hari. Banyak minum air putih. 
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Faktor-fator yang mempengaruhi sariawan, yaitu, tubuh kekurangan zat besi, vitamin B12, vitamin C, kelainan hormonal, stres, kegemaran mengkonsumsi makanan yang pedas atau makanan dalam keadaan panas atau terlalu dingin, konsumsi alkohol dan lain-lain.<br />
Kiat mencegah dan mengatasi sariawan adalah mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, bervariasi, dan teratur. Selain itu, hindari dan batasi pengkonsumsian makanan yang terlalu pedas, terlalu panas atau terlalu dingin. Membatasi pengkonsumsian daging kambing. Konsumsikan sayuran atau buah-buahan yang mengandung vitamin terutama vitamin C, B12, mengandung zat besi, dan lain-lain.<br />
Hal lainnya adalah konsumsi bahan makanan yang mengandung zat besi, konsumsi sayur-sayuran berwarna hijau, hindari pengkonsumsian alkohol, menjaga kebersihan mulut dan gigi dan lain-lain.<br />
Terapi alamiah dengan tanaman obat untuk mengatasi sariawan, antara lain, gunakan 20 Lembar daun sirih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusannya diminum selagi hangat.<br />
Cara lain adalah gunakan 30 Gram daun ketepeng China direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.<br />
Atau dengan mengkonsumsi 3 jari asam jawa (dibuang bijinya) dan gula merah secukupnya direbus dengan air secukupnya hingga tersisa 200 cc, disaring dan diminum selagi hangat.<br />
Upaya lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan 2-3 butir kiam boi/sun boi (dibuang bijinya), dan 200 gram pepaya matang dijus tambahkan air secukupnya, dan madu secukupnya lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari.<br />
Bisa juga dengan mengkonsumsi sekitar 15 gram kunyit dijus, dicampur dengan 200 cc jus jeruk, dan diminum. Atau 30 Gram daun lidah buaya yang telah dikupas kulitnya dijus, tambahkan madu secukupnya dan diminum.<br />
Cara lain adalah rajin mengkonsumsi 1-3 buah kiwi setiap hari. Banyak minum air putih.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: yusnita</title>
		<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-353</link>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2007 07:28:59 +0000</pubDate>
		<guid>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-353</guid>
					<description>sariawan bisa dikatakan penyakit bulanan bagi saya. dulu saya tdk terlalu memperhatikannya. tapi stlh saya amati, sariawan saya itu kemunculannya berpola. setiap kali saya mau kedatangan &quot;tamu bulanan&quot;, sariawan itu muncul. apalagi setelah saya operasi gigi geraham paling belakang yg tumbuh miring, setiap kali saya sariawan di sekitar daerah itu, gusi saya ikut bengkak. tolong informasi tentang penyembuhan dan pencegahannya. terima kasih </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>sariawan bisa dikatakan penyakit bulanan bagi saya. dulu saya tdk terlalu memperhatikannya. tapi stlh saya amati, sariawan saya itu kemunculannya berpola. setiap kali saya mau kedatangan &#8220;tamu bulanan&#8221;, sariawan itu muncul. apalagi setelah saya operasi gigi geraham paling belakang yg tumbuh miring, setiap kali saya sariawan di sekitar daerah itu, gusi saya ikut bengkak. tolong informasi tentang penyembuhan dan pencegahannya. terima kasih
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Riyanto</title>
		<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-349</link>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2007 07:56:12 +0000</pubDate>
		<guid>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-349</guid>
					<description>Menjaga dan merawat kesehatan gigi dan gusi adalah solusi dari semua keluhan-keluhan mulut anda. Tetapi saya butuh trik dan tips yang dimakan dan dikomsumsi tapi tanpa efek samping. </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Menjaga dan merawat kesehatan gigi dan gusi adalah solusi dari semua keluhan-keluhan mulut anda. Tetapi saya butuh trik dan tips yang dimakan dan dikomsumsi tapi tanpa efek samping.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: tania</title>
		<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-340</link>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2007 06:43:53 +0000</pubDate>
		<guid>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-340</guid>
					<description>saya sering sariawan, padahal saya rajin makan sayuran dan buah2an. apakah itu termasuk gejala suatu penyakit ? sedangkan suami saya sering radang tenggorokan dan merasa di tenggorokan nya selalu berdahak, apakah itu juga termasuk gejala suatu penyakit ? tolong infonya</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>saya sering sariawan, padahal saya rajin makan sayuran dan buah2an. apakah itu termasuk gejala suatu penyakit ? sedangkan suami saya sering radang tenggorokan dan merasa di tenggorokan nya selalu berdahak, apakah itu juga termasuk gejala suatu penyakit ? tolong infonya
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Akhmad Subagiyono</title>
		<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-330</link>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2007 02:39:14 +0000</pubDate>
		<guid>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-330</guid>
					<description>saya sudah melakukan sikat gigi minimal 2 kali sehari, tetapi saya sering merasakan adanya bau mulut. Apa yang harus saya lakukan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>saya sudah melakukan sikat gigi minimal 2 kali sehari, tetapi saya sering merasakan adanya bau mulut. Apa yang harus saya lakukan?
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: achi</title>
		<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-320</link>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2007 06:06:30 +0000</pubDate>
		<guid>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-320</guid>
					<description>saya selalu mengalami masalah dengan ba mulut
sudah saya lakkan berbagai cara untuk menghilangkannya tetapi susah sikat gigi,memakan permen mint tetap saja selalu ada 
tolong solusimya terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>saya selalu mengalami masalah dengan ba mulut<br />
sudah saya lakkan berbagai cara untuk menghilangkannya tetapi susah sikat gigi,memakan permen mint tetap saja selalu ada<br />
tolong solusimya terima kasih
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: linda</title>
		<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-317</link>
		<pubDate>Fri, 29 Dec 2006 07:47:35 +0000</pubDate>
		<guid>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-317</guid>
					<description>saya selalu mengeluarkan darah dari gusi saya, dan saya selalu merasa kepala saya pusing di tmabah konsentrasi belajar saya menurun ,tolong solusinya
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>saya selalu mengeluarkan darah dari gusi saya, dan saya selalu merasa kepala saya pusing di tmabah konsentrasi belajar saya menurun ,tolong solusinya
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Ludger S</title>
		<link>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-299</link>
		<pubDate>Fri, 08 Dec 2006 04:18:52 +0000</pubDate>
		<guid>http://totalwellness.blogsome.com/2006/10/31/jangan-remehkan-radang-gusi-dan-sariawan/#comment-299</guid>
					<description>Saya selalu menderita sariawan dengan gejala tibmul banyak bercak putih sisekitar mulut dan lidah, keadaan ini akan muncul bila saya sedang stress dengan beban kerja, terlambat makan. saya selalu membersihkan ulut 2 kali sehari. Apakah sariawan saya termasuk dengan penyebab dari jamur. Pengobatan selam ini adalah : micostatin, prasetamol kalau mulai kambuh, alborthil dikumul, daun sirih dikumur, vitamin c 2 x 50 mg, X-C 500 mg. Thank</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Saya selalu menderita sariawan dengan gejala tibmul banyak bercak putih sisekitar mulut dan lidah, keadaan ini akan muncul bila saya sedang stress dengan beban kerja, terlambat makan. saya selalu membersihkan ulut 2 kali sehari. Apakah sariawan saya termasuk dengan penyebab dari jamur. Pengobatan selam ini adalah : micostatin, prasetamol kalau mulai kambuh, alborthil dikumul, daun sirih dikumur, vitamin c 2 x 50 mg, X-C 500 mg. Thank
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
