Together We Fly

ProfilOctober 22, 2007 1:11 am

Beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 8-9 September 2007, Jaringan Yona Adiprasetya (Gold Lion) mengadakan Leaders Gathering di Kaliurang. Acara yang sudah diadakan untuk ketiga kalinya tersebut, kali ini diikuti oleh lebih dari seratus peserta dari berbagai kota mulai dari Jakarta, Tegal, Purwokerto, Kebumen, Purworejo, Semarang, Magelang, Solo, Madiun, dan bahkan dari Lampung dan Merauke, selain dari Yogyakarta sendiri.

(more…)

ProfilJuly 4, 2007 8:37 am

Ada beberapa email yang masuk kepada saya, salah satunya dari Jambi. Pada intinya mereka menanyakan apakah benar di Tianshi cukup belanja 2 juta sekali saja? Tentu saja saya menjawab email mereka bahwa tidak benar di Tianshi kita hanya perlu belanja satu kali saja Rp 2 juta seumur hidup. Mengapa demikian? Tentu saja kalau kita hanya perlu sekali saja belanja, lalu datang dari mana omset jaringan kita? Oleh karena itu, kewajiban belanja pribadi sudah menjadi hal yang biasa sebagai pra-syarat memperoleh bonus, di berbagai MLM lain pun.

Memang sering disebutkan bahwa omset terbesar bisnis jaringan justru datang dari aplikasi baru, bukan dari repeat order. Namun sesungguhnya itu pun tidak dapat dipersalahkan, karena hampir sebagian besar orang yang menjalankan MLM tidak berusaha untuk melakuka satu hal, yaitu membina konsumen. Yang mereka lakukan terfokus pada kegiatan sponsorisasi saja.

Baca Di Tianshi Cukup Belanja Rp 2 juta Saja? disini!

ProfilJune 4, 2007 11:36 pm

Saya ingin berbagi pengalaman saya tentang kesaksian produk Tianshi. Sebelumnya saya telah mengenal Tiansi melalui rekan kerja saya tapi saat itu saya tidak begitu tertarik dengan yang namanya produk multilevel marketing. Pada suatu saat ketika saya menderita sakit yang cukup berat dimana saya divonis telah terkena radang paru-paru akut, liver, dan juga radang usus dimana saya harus menginap di rumah sakit untuk beberapa waktu.

Saat itu kondisiku benar-benar parah dimana tubuh sudah tinggal tulang sama kulit. Hasil tes laboratorium menunjukkan paru-paru saya sudah begitu parahnya. Saat itu saya belum juga berpaling dengan Thiansi.

Setelah keluar dari rumah sakit saya masih harus kontrol dokter. Dokter mengatakan bahwa penyakit saya ini cukup berat dan harus berobat minimal selama dua tahun rutin. Terbayang dalam kepala saya berapa biaya lagi yang harus saya keluarkan untuk berobat dan bagaimana dengan masa depan saya kalau sakit terus seperti ini. Kemudian aku iseng membuka brosur dari Thiansi lalu aku mulai berpikir kenapa tidak aku coba daripada ke dokter selama dua tahun. Aku langsung membeli beberapa produk Thiansi dan aku minum. (more…)

ProfilFebruary 15, 2007 3:03 pm

Foto bareng Ibu Nanda Devi (kanan) yang baru-baru ini mampir ke Jogjakarta. Ibu Nanda Devi adalah salah satu distributor Tianshi yang menerima award mobil mewah di Tiens Celebration 2006 di Jakarta. Selamat yach bu Nanda.

Go Freedom - Paulin Wijaya

ProfilDecember 7, 2006 4:12 pm

Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”

Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki “raja jalanan”.

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda - Soichiro Honda - diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. “Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.

Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…

(more…)

ProfilNovember 27, 2006 12:32 am

Anda pernah membaca “The Greatest Salesman in the World?” Baca deh! Boleh dibilang buku ini adalah BACAAN WAJIB para pelaku bisnis jaringan. Buku ini ditulis oleh Og Mandino, salah satu “penulis terbaik abad 20″ dan inilah kisah hidupnya. Semoga menambah semangat. Salam sukses luar biasa!

…untuk bisa mencapai sukses yang berharga bagi seseorang, dia harus berani membayar harganya (W.Clement Stone)

Kisah ini dimulai dari keinginan seorang ibu, wanita Irlandia berambut merah, yang selalu mengingatkan anak lelaki satu-satunya, dengan kata-kata, “Suatu saat nanti, nak, kamu akan menjadi seorang penulis, penulis yang akan sangat terkenal, penulis terbesar sepanjang jaman.” Si anak lelaki yang masih berumur 4 tahun, hanya mengangguk-angguk, tanpa mengerti mengapa ibunya sering sekali mengulang-ulang kata-kata itu.

Karena keinginan kuat ibunya itulah, si anak lelaki kecil, Og Mandino, sejak awal sudah sering sekali diajak ke Perpustakaan Umum di dekat rumah mereka. Bahkan sejak kelas satu Elementary School, dia sudah diajarkan membaca buku-buku orang dewasa, yang penuh kata-kata bijaksana. (more…)

ProfilNovember 20, 2006 12:29 am

Kolom ini adalah tulisan dari mereka yang telah sukses. Bagaimana pendapat mereka tentang bisnis ini. Kita simak pendapat pasangan upline kami yang sudah berperingkat Bronze Lion Irene dan Deni dari Jogjakarta tentang peluang di bisnis ini. Salam sukses luar biasa!

Irene dan Deni - Peluang Bisnis ini sangat luar biasa. Dari sekitar 260 juta penduduk Indonesia baru sekitar satu juta orang yang bergabung sebagai member Tianshi. Artinya bahwa masih ada lebih dari 250 juta penduduk Indonesia yang dapat digarap dan merupakan potensi pasar yang besar untuk mengembangkan bisnis ini.

Kami sangat paham dan yakin dengan pepatah yang mengatakan bahwa Succcess is everybody’s right. SUKSES pasti menjadi milik siapa saja, asal mereka memiliki komitmen tinggi untuk mencapainya. Potensi besar yang tersedia di Indonesia menanti untuk digarap oleh mereka yang memang ingin mencapai kesuksesan. Apabila memiliki mobil mewah menjadi salah satu tolok ukur kesuksesan, maka besarnya peluang bisnis ini dapat kita lihat dari jumlah mobil mewah yang telah dibagikan oleh Tianshi. (more…)

ProfilNovember 13, 2006 12:58 am

Orang Indonesia memiliki potensi yang cukup besar tetapi kelemahannya kebanyakan orang Indonesia mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

sh.com - Ichiro Suganuma dilahirkan di Tokyo 1960 dan merupakan lulusan Universitas Keiho (Tokyo) program studi Sistem Moneter Internasional. Pertama kali bergabung dengan perusahaan Panasonic tahun 1984 dan bertanggung jawab pada penjualan mesin pendingin (AC) ke luar Jepang.

(more…)

ProfilNovember 7, 2006 2:33 pm

…Ibarat sebuah bola yang sudah disiapkan tepat di kaki anda menghadap ke gawang. Itulah bisnis ini, terserah anda mau menendangnya dan menciptakan gol, atau hanya anda lihat dan amati saja…” Dr. Utin Tita Juniarti (Yogyakarta, Juni 2006).

Di tahun 80-an, ada seorang dokter di Jawa Barat yang menangani pasiennya dengan menggunakan ramuan tradisional. Hal ini menjadi berita yang cukup menghebohkan waktu itu, karena reaksi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang tidak menyetujui metode tersebut. Bahkan sampai sekarangpun nampaknya penggunaan ramuan-ramuan yang katakanlah non-medis masih belum bisa diterima di kalangan dokter. Namun nampaknya, hal itu mulai berubah.

Mulai banyak kalangan medis yang tidak mengingkari kenyataan bahwa banyak ramuan-ramuan tradisional yang mampu menyehatkan penderita sakit. Mulai banyak dokter yang menganjurkan pasiennya untuk mengkonsumsi ramuan tradisional atau makanan kesehatan lainnya untuk kesembuhan dan kesehatannya. Mereka bahkan mulai banyak bersaksi untuk itu. Salah satu dari mereka adalah Dr. Utin Tita Juniarti. Beliau banyak berkeliling daerah bahkan ke luar negeri untuk bersaksi tentang kehebatan produk-produk Tianshi. Ibu Dokter yang lembut ini akan seketika berubah menjadi singa podium yang lapar ketika berada di depan audiensnya. Lapar untuk memberikan informasi kesehatan. Lapar untuk bersaksi tentang kehebatan Tianshi. Siapa sih dia?

(more…)

Profil 12:29 am

Selama ini aku banyak terima telepon, sms, dan email berkaitan dengan produk Tianshi dan peluang bisnisnya. Banyak yang serius tapi ada juga yang iseng. Ada juga yang ingin curhat, misalkan email dibawah ini dari Jakarta:

Mbak Paulin, kok kelihatanya yang sukses di Tianshi cuma orang-orang penting. Contohnya simpel aja, orang yang punya titel Ir, S1, S3, Drs, pengusaha yg punya bidang tertentu dan lainya. Apakah tidak ada yang sukses dari jalur orang-orang golongan bawah atau golongan kecil misalnya: bekas pemulung, mantan penjual bakso, tidak lulus sekolah dasar dsb?

(more…)

ProfilOctober 12, 2006 3:13 pm

Perkenalkan saya Dicky, karyawan Akademi Pariwisata AMPARI Jogjakarta. Tianshi untuk saya sudah tidak asing lagi karena sebenarnya saya sudah mengenal Tianshi sejak tahun 2003. Waktu itu saya sudah tertarik dengan produk-produk Tianshi, tapi karena kurang follow up dari orang yang memperkenalkan bisanis ini, maka saya malah jadi lupa.

Bulan July 2006, saya ngobrol dengan teman kantor saya, bapak FX Joko Turwiyanto, mengenai kondisi kesehatan anaknya yang terus membaik setelah mengkonsumsi Tianshi. Pak Joko lalu mengajak bergabung di jaringan beliau. Oh ya, pak Joko adalah “guru” saya dalam ilmu pijat-memijat sehingga kedekatan kami bukan hanya urusan kantor tapi juga urusan pengobatan alternatif.

(more…)

ProfilOctober 4, 2006 5:57 pm

Kalau mas Bambang dan Winarno sudah “mejeng” duluan disini, saya agak telat. Tetapi lebih baik telat daripada tidak mejeng sama sekali. Kata orang, “Save the best for last.” (ha3).

Perkenalkan saya Joko Turwiyanyo. Saya adalah seorang dosen di Akademi Pariwisata AMPARI, Jogjakarta. Saya berasal dari keluarga yang peduli terhadap kesehatan. Ibu saya, Agnes Supartinah, adalah pengusaha jamu tradisional di Muntilan. Makanya tidak heran kalau saya, Mas Bambang dan Winarno ahli pijat refleksi. Kami punya bakat yang sama. Pengalaman pijat refleksi saya sudah hampir 15 tahun.

(more…)

ProfilOctober 3, 2006 3:25 pm

“Every step you take is extremely slow and plodding, requiring every ounce of will you have.”

Setiap langkah yang anda ayunkan menjadi sangat lambat dan melelahkan, membutuhkan segenap kemauan yang ada. Begitu kira-kita terjemahan bebas dari apa yang dikisahkan pendaki gunung Everest di Himalaya. Anda bisa bayangkan ketika pendaki gunung tsb mencapai puncak gunung Everest?

Setahun yang lalu, September 2005, aku (Agung) dan Paulin memulai cerita tentang “our journey” disini. Tidak disangka kalau cerita kami dibaca oleh pengunjung blog yang setia. Terima kasih karena kehadiran anda disini lebih menambah semangat kami. Entahlah nanti cerita kami ini ada ending nya atau tidak, atawa mungkin seperti soap opera “bold and beautiful” yang tiada akhirnya. Yang pasti, langkah-langkah kami terus kami ayunkan walau kadang terasa sangat lambat dan melelahkan.

(more…)

ProfilSeptember 26, 2006 4:03 pm

Ibunda saya, Agnes Supartinah, adalah pengusaha jamu tradisional yang sudah lama digelutinya di Muntilan. Jamu-jamuan ibunda saya dikemas secara instan dengan nama dagang “Jamu Ny Mujiono.” Usaha jamu ibunda saya itu berkembang cukup baik. Pejualannya tidak hanya di Muntilan saja tetapi juga di kota-kota besar di pulau Jawa. Intinya, kami sekeluarga memandang jamu tradisional sebagai metode pengobatan alternatif karena metode ini sudah berumur ratusan bahkan ribuan tahun.

(more…)

ProfilSeptember 22, 2006 1:28 am

Awalnya saya berpandangan sangat negatif terhadap bisnis jaringan (”mlm”). Mengapa? Karena 2 kali saya gagal di mlm yang saya geluti sebelumnya. Tapi mas Joko, berdomisili di Jogjakata, serta ibu saya, Agnes Supartimah, sedikit “memaksa” saya untuk mencoba Tianshi. Saya tetap saja ragu sampai akhirnya mas Joko meyakinkan saya kalau bonus dari Tianshi sangat lumayan, bahkan lebih dari cukup. Akhirnya saya putuskan untuk bergabung. Satu yang saya sesali, “mengapa tidak dari dulu bergabung di Tianshi.”

Kebetulan saya berprofesi sebagai pengobat alternatif melalui metoda pijat reflexi. Memadukan pengetahuan pijat reflexi saya dengan Tianshi Acupoint (lihat info produknya disini) serta produk kesehatan Tianshi lainnya yang bermutu tinggi ternyata sangat baik buat kondisi kesehatan pasienku seperti diabetes, hipertensi, jantung dan lain-lain.

What is reflexology? It is a form of massage in which pressure is applied to certain parts of the feet and hands in order to promote relaxation and healing elsewhere in the body. A science based on the belief that each part of the body is interconnected through the nervous system to the hands and feet. Stimulating specific reflex points in the feet can bring needed nutrients to poorly functioning areas of the body. This can help restore balance throughout the body.

www.blatmanpainclinic.com

Saya sangat merekomendasi produk herbal Tianshi untuk anda. Jika anda kebetulan berada di Jakarta dan ingin dipijat refleksi serta terapi Tianshi untuk kondisi kesehatan yang anda derita, silahkan kontak saya di 021.9346.8816 atau 0815.9270.283, atau silahkan mampir ke alamat paraktik saya di Cempaka Baru, Jakarta Pusat.

Begitu saja kesaksian saya tentang Tianshi. Jangan ragu lagi, silahkan kontak saya untuk hidup sehat dan sejahtera.

Salam Sukses,

Winarno

Jl. Harapan Jaya 9/12, RT8/4 Cempaka Baru
Jakarta Pusat 10640

Telp: 21.9346.8816 / HP: 0815.9270.283

It is time… for Network Marketing
the most remarkable form of free–enterprise ever created
to get the respect and recognition it deserves.